New Post

Rss

Showing posts with label Surat kaleng. Show all posts
Showing posts with label Surat kaleng. Show all posts
April 22, 2019
no image

Jangan Selamatkan Bumi

Hari ini tanggal 22 April di Indonesia diperingati sebagai hari bumi, jadi saya ingin mengucapkan selamat hari bumi, tapi saya bingung ucapan itu harus saya tujukan kepada siapa, atau barangkali ke mana. Kepada bumi atau kepada seluruh makhluk hidup yang berkembang biak di atas bumi, atau kepada dua-duanya. Kalau hari kartini diperingati oleh seluruh perempuan Indonesia untuk mengenang jasa, semangat dan pengorbanan ibu kita kartini, terus apakah hari bumi diperingati oleh manusia untuk mengenang bumi? Bumi kan belum tamat riwayatnya, kenapa juga harus diperingati? Di mana-mana banyak slogan “SAVE THE EARTH”, “SAVE OUR PLANET”, “SAVE THE PLANET EARTH”, dan slogan-slogan senada yang intinya berupa ajakan untuk menyelamatkan bumi. Lho emangnya bumi mau ‘the end‘ sampai perlu diselamatkan?

August 4, 2015
no image

Surat Kaleng dari Kamar Mandi

Ibarat menang judi bola, makin banyak orang yang menang makin sedikit pula yang didapat...begitu juga kebaikan,semakin banyak orang yang melakukan satu kebaikan yang sama maka semakin sedikit pula ganjaran yang didapatnya. Maka dari itu, "...........Kalo kita belum bisa mengerjakan suatu kebaikan, maka kita tak perlu benci kepada orang lain yang telah melakukan kebaikan itu!". Baru setelah kita bisa melakukan kebaikan itu, maka bencilah orang yang telah melakukan kebaikan yg sama. Jadi, "think out of the box"-lah dulu sebelum berbuat kebaikan, jangan melakukan kebaikan yang sudah biasa dilakukan oleh orang lain, tapi biasakanlah untuk gosok gigi ketika tidur, karena gosok gigi sebelum tidur sudah terlalu mainstream.
July 28, 2015
Kantong Plastik

Kantong Plastik

Kadang tuhan suka menciptakan konflik diantara dua orang lalu menaruh dua orang itu ke dalam satu kantong plastik dan membiarkan mereka saling menyerang sampai salah satu diantaranya mati. Dan salah seorang siapapun yang bertahan akan menyesali perbuatannya dan menyadari bahwa ternyata dia lebih membutuhkan kehadiran yang lain dalam keadaan hidup, bahkan hanya sekedar sebagai teman minum kopi dan berbagi rokok, karena ternyata tidaklah nikmat hidup dalam kantong plastik sendirian.
"Dari sudut pandang kosmis, semua orang itu berharga. Apabila seseorang tidak setuju denganmu, biarkan ia tetap hidup. Di ratusan miliar galaksi lain, kamu tak akan menemukan yang lain." - Carl Sagan

July 20, 2015
Masalah dan Saudaranya

Masalah dan Saudaranya

Ada seorang kawan yang kalau datang berkunjung tak pernah datang sendirian melainkan selalu bersama dengan saudara kembarnya. Dia bernama “Masalah” dan saudaranya “Solusi”. Dan sebelum kawan saya sempat mengenalkan saya dengan temannya, ternyata saya sudah mengenalnya, si Masalah dan saudaranya. Ketika kami mengajaknya jalan, di sepanjang jalan Masalah dan saudaranya senantiasa menyapa setiap orang yang ditemuinya, mulai dari anak seorang pengemis, tukang ojek, pengetap bensin, juragan kos-kosan sampai walikota, mereka mengenalnya. Luar biasa….kalau mereka punya akun facebook, justin bieber bukanlah tandingan, kalau mereka suka nge-tweet, katy perry pun akan merasa minder dan terlunta-lunta, atau kalau mereka membuat grup di facebook, orang yang tidak punya akun facebook pun bisa menjadi membernya.

July 13, 2015
no image

Kumpulan Parikan 2

iwak bandheng iwak sepat
arek ngganteng bojone papat
tuku bandheng numpak sepeda
rupane ngganteng celono e bedah
(kakehan bojo seh... sampe celono digawe rebutan)
mangan juwet nang indramayu..
jarene ruwet saiki wis ngguyu
ngombe dawet sambil nonton tipi..
daripada ngempet mending call me
nang sawah golek welut,
gak oleh welut yo urang.
golek bojo kudu seng nurut,
nek gak nurut yo cepitno lawang!!
sayur asem iwak'e pindhang...
orah usah mesam mesem kalo mau bilang sayang..
iwak pindhang digoreng garing...
wis ngomong sayang malah disawat piring
mlaku-mlaku nang kuta solo
ojo lali leren tuku es klopo
ono wong wedok lungguh melongo
barang tak cedak'i gombale mukiyo
sego rawon dicampur iwak dendeng
wis kadung ketemon yo mesisan digandheng
ngorah'i wajan sabune sak ndulit,
jek tas gajian, lha kok wes pailit..
raul gonzales jare mrene,
krungune arep kulakan dodol.
yo nek wes ngene,
barang opo sing bakalan didol?
di sini upin di sana ipin
di tengah-tengahnya cak solikin
minal aidzin wal faizin
mohon maaf lahir dan batin
June 27, 2015
no image

Kumpulan Parikan

awan awan menek kelopo...
tak petik cuma mek siji
perawan perawan ojo ngenyek joko..
nek joko iku banyak mengandung gizi
tuku jahe dicampur ragi....
kadung turu omahe... gak sido dirabi
morat-marit gorengan kopi
iwak bandeng mateng dibothok...
amit-amit arek lanang saiki
rupane ngganteng njaluk'an rokok...
sego goreng sego kerawu
awak bungkreng pacare ayu
ono macan numpak getek
ono gajah maen galah
pitulas agustusan rek..
sekali merdeka tetep merdeka
gedhang kluthuk gedhang rojo
moto ngantuk yo diturokno...
godhong waru godhong kemangi
lek wes turu ojo lali sahur tangi...
gulo aren gulo jowo
lek kelalen yo tetep poso...
nang jakarta tuku pita
ate ngopi cuma sak gelas
kalo cinta katakan cinta
tak surati tapi gak dibalas
iwak klotok digoreng garing
ojo lali sambele terasi
nggudho arek wedhok sing lencir kuning
ehh.. ehh, jebule anake wis siji
mangan sate sak gulaine
lombok ijo jahe kemiri
kapan ae lebarane sugeng riyoyo idul fitri
tumbar merico kecap asin
nyuwun ngapuro lahir batin
cak jumadi asli wong trenggalek
dodolan celono nang pinggiran wonokromo
sugeng riyadi sedulur sederek
njaluk sepuro seng akeh yoo 
June 5, 2015
Krisis Ketombe

Krisis Ketombe


Ketombe itu bagaikan pupuk. Semakin banyak ketombe di kulit kepala, semakin subur pula kulit kepala. Dan semakin subur kulit kepala, semakin suburlah pemikiran-pemikiran yang berbuah dari dalamnya. Coba perhatikan, orang yang berpikir itu biasanya suka menggaruk-garuk kulit kepalanya. Secara tidak sadar, orang yang berpikir itu sebenarnya ingin menebar ketombenya supaya merata dan tidak terpusat di satu tempat, sehingga kesuburan pun bisa terdistribusi merata dan hasil akhirnya solusi cerdas pun muncul. Jadi bersyukurlah orang-orang yang kulit kepalanya tak pernah bersih dari ketombe, walaupun sudah mencoba shampo anti dandruff yang kata iklannya nomor satu di dunia. Apalagi nih…kalau di kulit kepalanya itu juga ada peternakan kutu. Wah…itu luar biasa banget sob. Kutu-kutu itu bagaikan kerbau yang membajak sawah. Semakin banyak kutu, semakin gemburlah kulit kepala sehingga mudahlah ditanami dengan berbagai benih pemikiran, mulai dari ilmu filsafat, musik, matematika sampai ilmu raja gombal. Selain itu, kutu-kutu juga punya tugas mendistribusikan ketombe secara merata di setiap jengkal kulit kepala. Jadi jangan malu lagi memakai baju berwarna gelap kalau anda berketombe. Itu tandanya anda menyimpan segudang pemikiran dan solusi cerdas untuk membuat keadaan menjadi lebih baik.
no image

Tapak Buddha Turun Dari Langit

Geng Motor

Syahdan di suatu malam saya dan seorang kawan sedang nongkrong di sebuah warung tenda menikmati menu oseng-oseng mercon di pinggiran jalan yang dekat dengan persimpangan. Belum habis menu yang kami santap, beberapa anak muda penunggang motor bersliweran memamerkan suara motornya yang nggak merdu namun sangat berisik, benar-benar mengoyak ketenangan dan menyayat keheningan. Ada yang single, ada juga yang boncengan. Ada yang pake helm, yang nggak pake juga ada. Terkadang standar didorong dengan kaki sampai menyentuh aspal untuk menimbulkan percikan api. Anak muda..anak muda.. rupanya mereka tidak sedang (atau belum) balapan, mereka hanya thawaf berputar-putar mengelilingi blok demi aktualisasi diri. Lumayanlah, deru motor itu menjadi musik pengiring makan malam kami.

Selesai makan, saya bertanya kepada kawan, andai ada salah satu dari mereka yang jatuh nyemplung ke gorong-gorong dan jatuhnya dekat dengan dia, apakah dia akan menolongnya? Kawan saya menjawab tidak. Pertanyaan itu saya ulang lagi, kali ini buat diri sendiri. Dan jujur, jawaban saya pun sama, saya tidak akan membantu kalau ada ugal-ugalaners yang jatuh. Wow…saat itu juga saya merenung dan saya agak terkejut, ternyata saya tidak lebih baik dari mereka yang ugal-ugalan di jalan, saya nggak ada bedanya dengan mereka, sama-sama brengseknya, bahkan mungkin lebih brengsek. Karena, apakah otomatis saya ini jadi orang yang lebih baik dari mereka jika saya bersorak kegirangan jika ada dari mereka yang ndelosor, “horee…sukurin loe”. Kalau anak-anak muda itu tidak peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar yang sedang beristirahat atau ingin menenangkan diri di malam hari, saya juga nggak peduli dengan orang yang sedang kesusahan, walaupun itu akibat ulahnya sendiri. Kalau anak-anak muda itu blak-blakan dengan tegas mengungkapkan ketidakpeduliannya, kalau saya sedikit lebih munafik dengan berpura-pura menjadi manusia yang baik dan yang peduli dengan lingkungan, padahal saya lebih keji. Ternyata saya bukan pria u-mild, apalagi orang baik, mendekati pun nggak.

Preett

Kalau ada cewek atau cowok ditanya tentang apa yang disuka dari pasangannya, jawaban mbelgedesnya, “dia itu orangnya baik, pengertian, setia, blah blah blaa….” (preeeet). Dan setelah beberapa minggu pacaran, “kamu sekarang sudah berubah, aku kangen kamu yang dulu, dan blah blah blah….” (preeet dua kali, padahal mungkin aslinya dia udah bosen). Itulah kebaikan yang semu, cuma jadi kamuflase untuk memikat orang lain. Baik cuma kalau ada maunya. Setelah mau didapat, sikap baik pun lenyap.

Pernah nggak nonton film dimana pada akhir cerita si jagoan ternyata lebih memilih untuk memaafkan si musuh daripada menghabisinya, padahal si musuh ini jahatnya uleng-ulengan, contohnya film Kungfu Hustle. Kalau boleh jujur, saya sendiri gregetan, kenapa gak dihabisin aja tuh musuhnya, bisa-bisa entar bangkit lagi dan menyerang balik si jagoan. Nah…itu satu lagi bukti kalau saya ini belum jadi orang baik. Kalau saya punya hati yang baik, tentu saya akan senang dan bangga sama si jagoan yang pemaaf. Bahkan di pertengahan film saya sudah berharap kalau ada adegan maaf-maafan (kayak pas lebaran gitu… ) di ending-nya. Namun nyatanya saya nggak sebaik itu (atau belum kali ya). Bahkan saya ini orangnya pendendam. Sekali ada nyamuk nemplok di kulit, saya nggak akan tidur sebelum darah nyamuk itu muncrat, kalau perlu saya bikin penyok tu nyamuk pake jurus tapak budha turun dari langit.
June 2, 2015
Lebih baik menyalakan lilin

Lebih baik menyalakan lilin

 Sebelumnya saya ingin menulis begini di status, "direktur adalah orang beruntung yang kebetulan berada di tempat dan waktu yang tepat untuk dianggap berjasa dalam sukses perusahaan tanpa harus berbuat sesuatu yang istimewa". Tapi tidak jadi. Bukannya takut, tapi seperti ada yang menjewer telinga saya.
May 30, 2015
no image

Lelaki yang paling menarik adalah....

Mario teguh menulis: Lelaki yang paling menarik adalah dia yang punya banyak pilihan tapi memilih untuk mencintai dan setia hanya kepadamu. Jika engkau memiliki lelaki seperti itu, muliakanlah dia.

Saya berkomentar: Kalo ada lelaki yang gak punya banyak pilihan (misal yang nggak cakep, nggak punya skill dan nggak punya deposito seperti saya), tapi dia memilih untuk mencintai dan setia hanya kepada satu wanita, apakah itu berarti dia tidak (atau kurang) menarik, sehingga lantas tidak perlu dimuliakan dengan sungguh-sungguh oleh wanitanya?
Pak mario tidak menjawab komentar saya, mungkin karena terlalu banyak yang komentar sehingga tidak sempat baca. Atau sudah dibaca tapi dianggap nggak penting. Atau bisa jadi karena beliau menganggap saya ini bukan wanitanya hahahaa.

May 24, 2015
Kucing Schrodinger pun Tertawa

Kucing Schrodinger pun Tertawa


Meskipun ilustrasi kucing Schrodinger pada mulanya dikemukakan untuk mendebat Copenhagen interpretation mengenai mekanika kuantum yang diaplikasikan dalam obyek sehari-hari, tapi saya sering juga mendapati nama Schrodinger (dan kucingnya) di buku-buku filsafat. Ilustrasinya begini, kita tempatkan seekor kucing di sebuah kotak besi. Di dalam kotak itu ditaruh juga sebuah botol berisi asam hidrosianik, zat radioaktif. Ada mekanisme relay yang diatur sedemikian sehingga ketika ada atom dari asam hidrosianik yang meluruh (walaupun cuma 1 atom), maka mekanisme itu akan menggerakkan palu untuk memecahkan botol dan membunuh kucing. Pengamat di luar tidak mengetahui apakah ada atom zat itu yang sudah meluruh, yang berturut-turut akan mengakibatkan pecahnya botol, keluarnya zat asam hidrosianik dan akhirnya membunuh kucing. Karena kita tidak bisa tahu, menurut hukum kuantum, maka kucing itu berada dalam keadaan hidup dan mati, kondisi ini disebut superposisi kuantum. Dia akan terus berada dalam kondisi itu sampai kotak itu dibuka. Katanya kondisi superposisi memang teramati di level subatomik, bahwasannya ada satu  partikel yang berada di beberapa tempat dalam waktu yang bersamaan. Jadi dalam paradoks kucing Schrodinger, kalau kotak itu tidak pernah dibuka sama sekali, maka bisa jadi ada satu atom yang sudah meluruh, dan di saat yang sama, atom yang sama juga masih segar bugar. Apakah itu akan menghasilkan kucing mati dan hidup dalam waktu yang bersamaan?
Copyright © 2015 ExcelPix All Right Reserved
Shared by Themes24x7